Nihontsu
Budaya

5 September — Sejarah Jepang Hari Ini

4 September 2026
Pada tanggal 5 September 1158, Kaisar Go-Shirakawa turun tahta dan mulai memerintah sebagai Kaisar Pensiunan (Insei). Pada tahun 1595, 39 orang terkait dengan Toyotomi Hidetsugu dieksekusi di Kyoto. Peristiwa ini menandai transformasi politik penting di Jepang abad pertengahan dan periode Sengoku.

Tahun 1158: Kaisar Go-Shirakawa Memulai Pemerintahan Insei Pada tahun 1158 (tahun ke-3 Hōgen), Kaisar Go-Shirakawa menyerahkan takhta kepada putranya, Pangeran Morihito (Kaisar Nijō), dan menjadi Kaisar Pensiunan yang menjalankan sistem pemerintahan Insei. Meskipun telah turun tahta, ia tetap memegang kekuasaan politik nyata melalui sistem ini, yang mempengaruhi struktur politik Jepang dari akhir periode Heian hingga awal periode Kamakura. Penduduk asing di Jepang disarankan memahami konsep Kaisar Pensiunan ini untuk mengerti bagaimana kekuasaan kekaisaran berlangsung secara tidak langsung.

Tahun 1595: Eksekusi Terhadap Pihak Terkait Toyotomi Hidetsugu Pada tahun 1595 (tahun ke-4 Bunroku), 39 orang yang terkait dengan Toyotomi Hidetsugu, termasuk istri sah, selir, dan anak-anaknya, dieksekusi di Sanjō Kawara, Kyoto. Hidetsugu adalah keponakan Toyotomi Hideyoshi, dan peristiwa ini mencerminkan perjuangan kekuasaan internal di dalam klan Toyotomi selama periode Sengoku yang tidak stabil. Bagi yang tertarik pada sejarah Jepang, kejadian ini menunjukkan betapa keras dan dramatisnya pertarungan politik saat itu.

Hak cipta dimiliki oleh SIAデジタルテクノロジー株式会社. Saat mengutip atau memuat ulang, cantumkan sumbernya.